Categories
Default

5 Prinsip Cara Sukses Memenuhi Gizi Anak Usia Dini

Punya anak yang sehat adalah suatu hal yang harus disyukuri. Apalagi bila anak mengalami tumbuh kembang yang baik. Demi mewujudkannya kita harus mampu memenuhi kecukupan gizinya, terutama kecukupan gizi anak usia dini. Sebab pada masa tersebut merupakan golden age petumbuhan dan perkembangan anak. Berikut ini adalah 5 prinsip sukses cara memenuhinya.

1.      Ketahui Kebutuhan Gizi Anak Setiap Tahapannya

Hal paling dasar yang harus diketahui oleh orang tua adalah kebutuhan gizi anak pada setiap tahapannya. Mulai dari usia 0-6 bulan pertama, 6-12 bulan, 1 sampai 2 tahun, hingga 2-5 tahun. Setiap masa memiliki kebutuhan nutrisi yang berrbeda-beda kadarnya dan cara pemenuhannya. Ini adalah pengetahuan wajib bagi setiap orang tua.

Misalnya saja pada usia 0-6 bulan, bayi membutuhkan segala macam nutrisi mulai dari protein, karbohidrat, lemak, dan kandungan mineral vitamin lainnya. Umumnya pemberiannya melaui ASI. Lalu pada 6-12 bulan kadarnya sudah mulai lebih tinggi, sehingga pemberian melalui ASI saja tidak cukup.

Pengetahuan semacam ini bisa didapatkan dari berbagai sumber mulai dari Buku Kesehatan Ibu dan Anak yang biasanya didapat dari Posyandu, ataupun buku-buku populer yang ditulis oleh pakar kesehatan anak, bahkan di internet. Sebagai orang tua sebaiknya kita tidak malas untuk mencai tahu demi kesehatan dna pertumbuhan anak kita.

2.      Rencanakan Menu Diet Anak Secara Berkala

Setelah mengetahui kebutuhan gizi anak usia dini pada setiap tahapan, berikutnya adalah rencanakan pemberian makanan anak kita. Ini hal mendasar yang seringkali jarnag dilakukan sehingga seringkali berjalan alamiah. Dampaknya asupan gizi anak kita tidak seimbang dan menimbulkan masalah di kemudian hari.

Biasanya yang paling mudah dilakukan orang tua adalah memberikan anak-anak yang sudah disukai. Padahal makanan yang disukai kandungannya kurang lengkap. Apalagi ditambah anak tidak dilatih dengan variasi makanan akhirnya asupannya kurang seimbang. Dampaknya juga pada kesehatan anak.

Misalnya makanan yang disuka adalah nasi goreng yang kaya akan karbohidrat, namun kurang mengandung protein. Tidak dilatih makan buah dan sayur serta makanan berprotein yang lain. Dalam jangka waktu lama anak akan terlalu banyak asupan kabohidrat menjadi lemak dan terjadilah obesitas. Dengan merencanakan kita bisa mengoptimalkan kandungan gizi anak.

3.      Berikan Dengan Konsisten

Memenhi kecukupan gizi anak usia dini selain direncanakan juga harus dilakukan secara konsisten. Sebab kebutuhan energi dan pembentukan sel baru untuk pertumbuhan berlangsung tiap hari pada masa-masa emas itu. Sehingga sebagai orang tua juga harus konsisten memberikannya.

Sebagai orang tua seringkali kita juga memiliki pekerjaan lain selain mengasuh anak kita. Itu boleh saja dilakukan asalkan benar-benar diatur agar pemberian nutrisi pada anak usia dini juga bisa tepenuhi juga. Sebab kesempatan waktu golden age itu tidak akan mereka ulangi dua kali dalam hidupnya.

4.      Sabar Dengan Dinamika

Hal yang harus disediakan secara melimpah oleh orang tua saat berjuang memenuhi gizi anak usia dini adalah kesabaran. Sebab melakukannya pasti akan menghadapi dinamika yang tidak sedikit. Apalagi orang tua seringkali juga mengerjakan hal lain seperti pekerjaan mencari uang maupun mengurus rumah tangga.

Terkadang anak tidak mau makan, melakukan gerakat tutp mulut (GTM), anak memilih-milih makanan, anak tidak lahap, dan banyak jenis hambatan lainnya. Jangan putus asa terhadapnya. Sebab berjalannya watu dengan konsisten dan kesabaran anak juga akan belajar dan memahami apa yang seharusnya ia lakukan.

Ingat tidak semua orang diberi kesempatan memiliki dan mengasuh anak. jadi manfaatkan sebaik mungkin karunia anak yang diberikan kepada kita.

5.      Bekerjasama dengan Pasangan dan Keluarga

Prinisp terakhir yang juga tidak kalah penting adalah bekerjasamalah dengan pasangan dan keluarga. Bekerjasamalah dengan pasangan dalam merawat anak dan memenuhi kecukupan gizinya. Lakukan pembagian tugas sesuai dengan keperluan anak dan juga kesanggupan masing-masing. Pastikan anak endapatkan perhatian yang cukup.

Itulah 5 prinsip berhasil mencukupi gizi anak usia dini yang bisa dibagikan. Keberhasilan memenuhi kebutuhan gizinya, membesakan dan mendidiknya suatu saat akan memberikan kepuasan dan rasa bangga kelak ketika mereka dewasa. Selamat menjadi orang tua.